Minggu, 20 Oktober 2013

I'm a True????

Fellowship, Minggu 20 Okt 2013

Hakim-hakim 17:1-13
Shaloom, pada minggu ini kita melanjutkan pelajaran kita pada bagian ke-II. tapi sebelumnya mari kita lihat dulu ayat1-2..

AY.1-2 BERKAT DAN KUTUK
Ay.1 Ada seorang dari pegunungan Efraim, Mikha namanya. (2) Berkatalah ia kepada ibunya: "Uang perak yang seribu seratus itu, yang diambil orang dari padamu dan yang karena itu kauucapkan kutuk -- aku sendiri mendengar ucapanmu itu -- memang uang itu ada padaku, akulah yang mengambilnya." Lalu kata ibunya: "Diberkatilah kiranya anakku oleh TUHAN."
Hidup kita ini sadar tidak sadar kita diperhadapkan dengan dua hal yaitu berkat atau kutuk/ hidup atau mati. Dan ini terjadi tergantung bagaimana kita menjalani hidup ini.
Ulangan 11:26 Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk: (27) berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini; (28) dan kutuk, jika kamu tidak mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal.
Mikha mencuri, berarti ia sedang melanggar hukum yang ke-8 dan tentu ini adalah perbuatan yang melanggar FA sehingga tanpa dia sadari ia sedang dalam kutukan. Beruntung ia cepat sadar dan mau bertobat. Saat ibunya mulai berkata kutuk bagi orang yang mencuri uangnya maka Mikhapun takut dan mengakui perbuatannya sehingga kutuk diganti berkat oeh ibunya. Begitu juga kehidupan kita, jika kita mau berubah dan sadar dari pelanggaran kita maka Tuhan akan merubah kutuk dalam hidup kita menjadi berkat.
Bagaimana kalau tidak mau sadar dan tidak mau berubah? Ulangan 28:45 Segala kutuk itu akan datang ke atasmu, memburu engkau dan mencapai engkau, sampai engkau punah, karena engkau tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu dan tidak berpegang pada perintah dan ketetapan yang diperintahkan-Nya kepadamu;
Ibu Mikha gambaran dari gembala-gembala sidang/ pemimpin-pemimpin yang bertanggung jawab menyerukan doa kepada Tuhan bagi umat-umat Tuhan agar merubah kutuk mejadi berkat. Ibrani 13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan
membawa keuntungan bagimu.

 II. Israel Hidup tanpa seorang raja

AY.6 KEBENARAN DIRI SENDIRI
Ay.6 Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.
Ingatlah sejak kejadian pasal yang ke-3, manusia jatuh dalam dosa dan hilang kemuliaannya sehingga siapapun manusia tidak ada seorangpun yang benar.
Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, (10) seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak. (11) Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah. (12) Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak.
Keadaan Israel setelah tidak ada yang memimpin mereka sangat bejat dan tidak bermoral, yang baik dikatakan jahat dan sebaliknya yang jahat dikatakan baik, merekapun mulai memutar balikkan kebenaran. Sangat disayangkan mereka tetap merasa diri benar.
Jangan sampai kehidupan kita seperti ini tapi biarlah kita membawa hidup kita untuk dipimpin, yaitu dipimpin oleh Firman Allah.
Saat manusia pertama jatuh mereka menutup diri mereka dengan daun ara. Inilah simbol dari manusia saat ini yang sudah jatuh dalam dosa tapi karena mau menutupi kesalahannya maka ia mambenarkan dirinya. Hati-hati! Jangan merasa diri benar tapi biarlah Tuhan yang menilai dan yang mengatakan bahwa kita benar, sebab apa yang dilihat manusia itu tidak sama dengan pandangan Tuhan.

Tapi ada beberapa pribadi yg disebut FA sbg orang benar:
  1. Nuh, Kejadian 6:9, 7:1 (Zaman Permulaan)
                Ciri-ciri: Tidak bercela (Fe 5:25-27) artinya selalu mengalami penyucian, suka bergaul dengan Allah berarti suka beribadah. Dalam 3 sistem ibadah yang dimulai dari KDE (suka bersekutu), MRS (selalu menikmati FA) dan MDE (Suka berdoa dan menyembah Tuhan). Sehingga ia mendapat kasih karunia Tuhan dan keselamatan.
  1. Lot, 2 Pet 2:7-9 (Zaman Pertengahan)
                Ciri-ciri: Mampu mempertahankan kehidupan yang rohani ditengah-tengah lingkungan yang jahat, ia tidak terpengaruh. Dalam kehidupan kita sehari-hari jangan sampai kita emosi karena perbuatan orang-orang yang tidak adil, jangan kita turut menantang orang-orang yang berlaku kasar baik itu suami/ isteri, teman kerja dsb. Biarlah kita meneladani Lot yang terus diam meskipun batinnya tersiksa (memikul salib). Lot juga saleh yaitu sungguh-sungguh dalam ibadahnya.
1 Kor 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
  1. Yesus. (zaman akhir) Bukan dibenarkan tapi IA yang adalah kebenaran itu sendiri.
Bagaimana dengan kita? Kita akan dibenarkan dan disempurnakan kelak oleh Yesus sendiri.
Tapi penting bagi kita untuk mengikuti ciri-ciri hidup benar dibawah ini:
Yesaya 33:15-16
  1. Jujur
  2. Tidak memeras
  3. Tidak mau disuap
  4. Tidak mau mendengar rencana jahat
  5. Tidak mau memandang perkara yang jahat
Hasilnya: Hidup terjamin dan terpelihara seperti 4 tudung yang menudungi kemah suci. Puji Tuhan, kita lanjutkan minggu depan mohon doanya...Tuhan Yesus Memberkati, Amin.

By. Pdt. Rudolf Labok


Makna Kebangkitan

PA. Kamis, 17 Okt 2013
Shaloom, pada malam hari ini bp. Gembala tidak melayani kita dalam pemberitaan Firman Tuhan karena ada undangan dari saudara kita (GBGP) untuk memberitakan Firman Tuhan, mohon doanya dan pengertiannya. Puji Tuhan, mari kita masuk dalam Firman Tuhan....

Kisah Rasul 2:22-24,32

Apa makna kebangkitan bagi anak-anak Tuhan? KEMENANGAN. Kita menang atas daging, kita menang atas dunia dan menang atas setan. Jadi ingatlah selalu bahwa kita harus dan sudah menang atas segala dosa!

(Yohanes 20:1-7) Kebangkitan Yesus adalah bukti kemenangan.
Tandanya:
1.       Ay.1 Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
Batu diambil artinya tidak ada lagi kekerasan hati sebaliknya yang ada hanyalah hati yang lembut, yang tidak menolak Firman Tuhan.
2.       Ay.5 Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
Kain Kapan yaitu gambaran dari ikatan-ikatan dari dunia ini. Orang yang mengalami kebangkitan maka hidupnya baik tangan, kaki dsb tidak terikat lagi dengan dunia ini (Lazarus, Yoh 11:43-44). Lihatlah kebangkitan Yesus! Saat IA bangkit tidak ada lagi yang mengikat Dia, berbeda dengan Lazarus yang bangkit tapi masih terikat, banyak anak Tuhan seperti ini sudah dibaptis/ lahir baru dan sudah melayani tapi hidupnya masih mengikuti keinginan duniawi.
3.       Ay.7 sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
Selubung adalah ilah jaman yang menutup pandangan kita, panca indera kita sehingga tanpa kita sadari kita tidak mengijinkan Roh Kudus menguasai panca indera kita sehingga tidak pernah mengerti rencana Tuhan dalam hidup kita. (2 Korintus 3:14-18) oleh sebab itu berbaliklah pada Tuhan dan mohonkanlah supaya Tuhan melepaskan kita dari selubung yang ada agar kita dikuasai oleh Roh Kudus dan mengerti segala rencana Tuhan.

Sadarilah dan percayalah KUASA KEBANGKITAN YESUS MASIH BERLAKU SAMPAI SAAT INI! Sehingga tugas kita saat ini adalah terus mengerjakan IBADAH... Bersekutu dengan Trinitas Allah.
Jika persekutuan kita dalam ibadah ini adalah persekutuan dengan RAJA yang maha Tinggi maka betapa kita harus sungguh-sungguh dalam beribadah, sungguh-sungguh dalam mendengarkan Firman Allah, jangan lagi main-main, jangan lagi mondar mandir saat Firman Tuhan diberitakan, jangan lagi bercakap-cakap saat Firman disampaikan, hormati Rajamu!

Ibadah kita harus:
1.  Sampai menyatu dengan Dia dalam Roh-Nya, karena roh mempelai adalah suka bersekutu. 1 Kor 6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia. (Wahyu 22:17)
2.  Menyatu dalam Kematian dan kebangkitan-Nya, roma 6:5
3.  Menyatu dengan apa yang tidak dapat binasa. Kita mengenakan rupa Allah/ gambaran Allah.
Apa itu gambaran Allah? (2 Kor 4:4) kita mengenakan Firman Allah dalam kehidupan kita, dengan hidup dalam Kebenaran, Kesucian dan Kekudusan, (1 Korintus 15:54,49).
Ciri-ciri orang yang mengenakan rupa sorgawi atau rupa gambaran Allah. (1 Petrus 3:1-3) Tanpa berkata-kata tapi hanya lewat perbuatan kita saja orang sudah diberkati, orang bisa bertobat.

(Roma 8:31,34-35)
 Jika kita dipihak Allah atau jika kita selalu bersekutu dengan Allah maka kita diberi kuasa atas segala sesuatu sehingga kita selalu menjadi pemenang, menang atas dosa, menang atas kuasa kegelapan.
Jadi sangat sungguh indah jika kita tekun beribadah dan bersekutu karena jerih payah kita tidak akan sia-sia.

(1 Korintus 15:54-57)
Saat ini jika kita terlanjur disengat dosa yang mengakibatkan kematian rohani kita maka terimalah Firman Tuhan sebagai penawar racun, dengan Firman Allah dengan pribadi Yesus kuasa maut/ racun iblis itu dimusnahkan. Dengan cepat kuasa Firman itu akan menyelamatkan kita sehingga kita harus terus mengucap syukur pada Tuhan bukan hanya sekedar kata-kata tapi membawa hidup pada Tuhan. IA yang melindungi kita saat kita bekerja, IA yang melindungi kita saat kita berkendara, IA yang melindungi kita sehingga kita masih bisa bernafas... Jangan kita sombong dihadapan Tuhan tapi mengucap syukurlah dan SUNGGUH-SUNGGUHLAH DALAM BERIBADAH...
Kisah 2:24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu, (1 Kor 15:14-20).

Amin.
                                                By. Pdm. Ariel Y. Labok


Rabu, 16 Oktober 2013

Injil Kekuatan Allah

Ringkasan FA dlm PA, Kamis 10 Okt '13

Kisah Rasul 2:22-24, 32-33

Kotbah pertama Petrus setelah mengalami pentakosta adalah mengenalkan pribadi Yesus yaitu:
  1. Ay.22Yesus yang mati yang disalibkan
  2. Ay.24 Yesus yang bangkit
  3. Ay.33 Yesus yang naik kesurga
Minggu lalu kita telah belajar mengenai Yesus yang telah mati jadi saat ini kita akan belajar mengenai Yesus yang telah bangkit. Namun sebelumnya mari kita lihat dulu ayat 22 Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. Yaitu Yesus yang adalah sumber kekuatan. Berbeda dengan yesus yang lain, yang tidak memberi kekuatan apapun.
Seperti  apa kekuatan yang diberikan bagi kita dalam kehadiran Yesus?
Roma 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Yesus itu adalah Injil dan injil itu kekuatan Allah, Firman Kebenaran yang mampu menyelamatkan orang yang percaya.
Apakah Injil itu hanya sebatas Matius, Markus, Lukas dan Yohanes? TIDAK! Tapi seluruh Firman Tuhan itu adalah INJIL.
Efesus 1:13 Di dalam Dia kamu juga -- karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
Kolose 1:5 oleh karena pengharapan, yang disediakan bagi kamu di sorga. Tentang pengharapan itu telah lebih dahulu kamu dengar dalam firman kebenaran, yaitu Injil,
Galatia 3:6-8..... Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: "Olehmu segala bangsa akan diberkati."
Jika Abraham selamat karena Injil, padahal masih dizaman yang sangat lalu maka seluruh Firman ALLAH itu adalah INJIL yang adalah kekuatan Allah.
Kekuatan injil yaitu:
  1. Melepaskan kita dari berhala. Yosua 24:2-3
                Jika kita percaya pada Firman maka kita akan mengalami kekuatan-Nya yang begitu hebatnya. Efesus 1:19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya,
                Saat ini jika kita mau bebas dari berhala, baik itu pekerjaan, benda-benda, mengantuk dijam doa dsb yaitu hal-hal yang menghambat kita untuk dekat dengan Tuhan, maka percayalah kepada Injil yang mampu melepaskan kita dari berhala.

  1. Mematahkan kuasa maut. 2 Timotius 1:10
                Ingatlah dunia orang mati/ maut itu tidak pernah puas untuk meminta korbannya, hanya dengan Firmanlah kita bisa terluput dari kuasa maut. Oleh sebab itu jangan pernah main-main dengan Firman Tuhan!
3 Cara Injil menyelamatkan:
  1. Lewat Firman Penginjilan Markus 16:15-16
  2. Lewat Firman Penggembalaan Yohanes 10:9
Cara kerja Injil yang menyelamatkan itu adalah tuntas, bukan hanya sampai kita mendengar Injil yang membawa kita percaya dan selamat tapi kita dibawa untuk terus maju agar tergembala, dimana kita selalu diberkati dengan Firman-Nya sehingga kita tidak pernah kekurangan (Mazmur 23).

  1. Lewat Firman Mempelai
Matius 24:12-14, ini terkena pada Isi Tabut Perjanjian yaitu 2 Loh batu yang menggambarkan kasih kepada Tuhan. Jika kasih semakin dingin itu tandanya kita tidak lagi memegang kekuatan injil dalam Firman mempelai. Saat ini kita periksa kehidupan kita! Apakah kita melayani masih dengan hati yang mengasihi Tuhan? Apakah kita masih mengasihi suami? Apakah kita masih mengasihi isteri?
Kita kembali pada bahasan kita dalam Kis 2:22, Yesus yang adalah sumber kekuatan juga adalah Yesus yang membuat Mujizat. Yang tercatat sbb:
       23 Mujizat kesembuhan
Antara lain; anak pegawai istana. Gbrn dari orang tua yang bertanggung jawab dan memperhatikan keselamatan anaknya. Ia mencari kesembuhan kepada sumber yang tepat.
       9 Mujizat atas alam semesta
Antara lain; nikah di Kana. Gbrn Pelayan-pelayan Tuhan yang harus benar-benar taat dengar-dengaran agar pelayanan yang ada menghasilkan mujizat dalam nikah rumah tangga dalam sidang jemaat.
       3 Mujizat orang mati dibangkitkan
Antara lain; Lazarus gbrn seorang bapak/ kepala rumah tangga yang harus mengalami kebangkitana rohani.
Artinya baik nikah, suami/ isteri maupun buah nikah/ anak-anak dan anak muda harus mengalami kuasa mujizat keubahan hidup yang utama.
Amin.


By. Pdt. Rudolf Labok

Awas berhala!

Minggu, 12 Okt ‘13

Hak 17:1-13

                Mulai dari pasal 17 ini Tuhan menggambarkan kehidupan gereja jika tanpa seorang pemimpin, seperti kehidupan bangsa Israel yang sesudah akhir tugas dari hakim-hakim yang ada maka mereka menghadapi masa dimana tidak ada yang memimpin mereka.
                Dilihat dari ay.6 Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri. Masing-masing rakyat berjalan menurut pemikirannya sendiri, dalam Firman ini dapat kita sadari bahwa betapa penting seorang pemimpin/ seorang gembala dalam penggembalaan, betapa pentingnya seorang pemimpin dalam sebuah nikah yang berfungsi untuk mengatur dan memimpin pada satu jalanyang benar.
                Arti nama Mikha yaitu keadaannya seperti Yehova. Suatu nama yang indah tapi tidak sesuai dengan kehidupannya.

Pembagian Hakim-hakim 17:1-13
  1. Ay.1-5 Patung dan Kuil Mikha
  2.  Ay.6 Israel hidup tanpa memiliki seorang Raja
  3.  ay.7-13 Imamat yang salah

Ay.1 ...Mikha....ay.2 Berkatalah ia kepada ibunya: "Uang perak yang seribu seratus itu, yang diambil orang dari padamu dan yang karena itu kauucapkan kutuk -- aku sendiri mendengar ucapanmu itu -- memang uang itu ada padaku, akulah yang mengambilnya." Lalu kata ibunya: "Diberkatilah kiranya anakku oleh TUHAN."
Mikha mengambil uang ibunya, ini gambaran anak-anak Tuhan yang suka mencuri, hati-hati! Bukan berapa besar yang kita curi tapi perbuatan kita itulah yang menjadi masalah. Jangan sampai hanya karena mencuri kita tidak selamat.
Ibunya Mikha gambaran dari orang tua yang suka mengeluarkan kata-kata kutuk, hati-hatilah dengan perkataan! Jangan sampai karena perkataan kita, anak-anak kita mendapat kutuk.

Ay.3 Sesudah itu dikembalikannyalah uang perak yang seribu seratus itu kepada ibunya. Tetapi ibunya berkata: "Aku mau menguduskan uang itu bagi TUHAN, aku menyerahkannya untuk anakku, supaya dibuat patung pahatan dan patung tuangan dari pada uang itu. Maka sekarang, uang itu kukembalikan kepadamu.“ 17:4 Tetapi orang itu mengembalikan uang itu kepada ibunya, lalu perempuan itu mengambil dua ratus uang perak dan memberikannya kepada tukang perak, yang membuat patung pahatan dan patung tuangan dari pada uang itu; lalu patung itu ditaruh di rumah Mikha.
                Mikha mengembalikan uang yang di ambilnya, ini gambaran dari kehidupan yang mau bertobat dan berubah. Tapi sayang... Karena uang tersebut dipakai ibunya untuk membuat patung untuk disembah. Ini adalah contoh perilaku orang tua yang salah dalam mendidik anaknya, menyia-nyiakan berkat Tuhan.
Saat ini kita akan belajar pribadi Mikha yang adalah gbrn dari anak-anak rohani/ sidang jemaat. Dan ibunya gambaran dari pemimpin gereja.
Bagaimana pelayanan kita saat ini?
Apakah kita membawa sidang jemaat untuk menyembah Tuhan atau sebaliknya membawa jemaat untuk menyembah yang lain bahkan menyembah dirinya sendiri? Perhatikan ajaranmu!
Habakuk 2:18 Apakah gunanya patung pahatan, yang dipahat oleh pembuatnya? Apakah gunanya patung tuangan, pengajar dusta itu? Karena pembuatnya percaya akan buatannya, padahal berhala-berhala bisu belaka yang dibuatnya. 19 Celakalah orang yang berkata kepada sepotong kayu: "Terjagalah!" dan kepada sebuah batu bisu: "Bangunlah!" Masakan dia itu mengajar? Memang ia bersalutkan emas dan perak, tetapi roh tidak ada sama sekali di dalamnya.
                Patung itu tidak ada gunanya,  walaupun terbuat dari harta emas perak tapi tidak memiliki suara dan tidak memiliki roh. Gereja jika tanpa Firman dan Roh Kudus maka tidak ada gunanya, gereja itu tidak berbeda dengan dengan patung semata. Oleh sebab itu sangat penting untuk kita membawa hidup kita untuk mendengarkan Firman dan memohon kuasa Roh Kudus (harta rohani) memenuhi kehidupan kita sampai kita benar-benar mengalami pemulihan yang nyata.
Habakuk 2:20 Tetapi TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan-Nya, ya segenap bumi!
Yang utama adalah menempatkan Yesus (harta rohani) dalam hati kita, karena Ia mau berdiam dalam baitNya, bait itu adalah hidup kita. Seperti yang dikatakan dalam 2 Kor 4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.
II.  Ay.6 Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.
Ayat ini secara khusus terkena pada Tabut Perjanjian. Jika gereja tanpa kepala maka akan sangat berbahaya karena akan tampil seperti setan.

Kesimpulannya: biar diakhir-akhir ini kita menempatkan Yesus yang utama dari segala sesuatu. Menempatkan Yesus sebagai pemimpin dalam hidup kita. 

Amin.

By. Pdt. Rudolf Labok


Senin, 23 September 2013

Jangan main-main lagi.............

PA,
Kamis 19 Sept 2013

Kisah Para Rasul 2:21-33

Petrus menampilkan Pribadi Allah dalam Trinitas yaitu:
1.       Bapa dengan segala aktivitasNya
Aktivitas atau pekerjaan Bapa dapat kita baca dalam Ay.17,19,22-23,24,33,36
2.       Yesus Anak Allah dengan segala aktivitasNya
Aktivitas atau pekerjaan Yesus Anak Allah dapat kita baca dalam ay.22..Mujizat..kekuatan-kekuatan dan tanda heran...
3.       Roh Kudus dengan segala aktivitasNya

Jadi dalam kita mengenal Tuhan, bukan saja dalam pribadi Yesus, atau hanya dalam pribadi Roh kudus tapi jika memang Roh Kudus menguasai hati dan pikiran kita maka kita akan merindu dan mengenal pekerjaan Tuhan dalam trinitas seperti pada Tabut perjanjian kita dapat lihat baik 2 Kerub maupun 7 percikan darah itu sebagai tanpa pekerjaan Allah berlangsung dalam kerjasama trinitas Allah.
Saat ini kita akan sama-sama belajar dari bahasan berikut:
2. Yesus Anak Allah dengan segala aktivitasNya
                Aktivitas atau pekerjaan Yesus Anak Allah dapat kita baca dalam ay.22..Mujizat..kekuatan-kekuatan dan tanda heran...
Perhatikanlah bahwa Yesus yang kita kenal adalah
a.       (Ay.22-23) Yesus yang tersalib demi dosa-dosa kita.
Jadi jangan kita main-main dengan ibadah kita di akhir-akhir ini karena ibadah kita ini ada tanda darah, ada tanda pengorbanan Yesus. 1 Korintus 15:3 Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, Jika ibadah kita tidak boleh main-main maka dalam melayani dan mentahbiskan diri pada Tuhanpun kita tidak boleh main-main. Karena ada tanda pengorbanan sebab Yesus adalah gambaran dari Lembu jantan I dan domba jantani, II yang dikorbankan sebagai tanda penyerahan sepenuh, sebagai tanda penghapus dosa sehingga kita dapat melayani. Sebagaimana darah domba itu dibubuhi pada cuping telinga imam-imam maka artinya bagi kita adalah sebagai pelayan Tuhan maka dengan darah Kristus kita dijadikan pelayan Tuhan yang dengar-dengaran bukan pelayan Tuhan yang suka memberontak. Jangan lagi kita cepat tersinggung, jangan cepat emosi dsb karena kita sudah ditebus dengan darah Yesus dan sudah menjadi pelayan Tuhan sehingga dipundak kita ada tanggung jawab atas keselamatan umat Tuhan.
Sekali lagi kita pelayan Tuhan harus melayani Tuhan dengan TAKUT DAN GENTAR, dengan SUNGGUH-SUNGGUH, dengan BERTANGGUNG JAWAB karena yang kita layani adalah YESUS KRISTUS TUHAN YANG AGUNG DAN MULIA.

b.       (Ay.24) Yesus yang sudah bangkit. Jika kita sudah mengalami proses kematian dalam Kristus yaitu tidak lagi ada amarah, tidak lagi ada benci, tidak dongkol dsb semua yang bersifat kedagingan dimatikan dalam diri kita maka kita akan mengalami kebangkitan dalam Dia (Kolose 2:20,3:1). Jadi jika kita sudah dibangkitkan dalam Kristus maka pikiran kita kita fokus pada yang di atas. Jangan lagi pengikutan kita kepada Tuhan terganggu dengan apa yang ada didunia ini. Begitu juga bagi anak-anak muda! Usia bukan jaminan bagi kita untuk masuk surga, tapi penyerahan diri kita kepada Tuhan, ketaatan kita pada Tuhan, jangan terlalu dipusingkan dengan hal-hal duniawi (kawin mengawinkan dsb) tapi biarlah kita FOKUS PADA TUHAN sampai mengalami dipermuliakan oleh Tuhan (Kolose 3:4).

(ay.22) .....Tanda Tuhan ada ditengah-tengah kita.....
       Mat 3:11 yaitu ada pertobatan (baptisan). Pertobatan dalam hidup kita bukan hanya perkataan tapi harus ada bukti seperti dulu kita suka merokok tapi sekarang kita tidak lagi merokok, ini tandanya ada pertobatan. Tanda atau perbedaan dengan orang dunia, jadi hati-hati! Jangan sampai kita kehilangan tanda ini karena saat Tuhan datang tanda inilah yang membuat kita berbeda dengan orang dunia. Jadi pertahankan tanda yang telah ada saat ini..... Amin.


By. Pdt. Rudolf Labok


Bagaimana jika Tuhan meninggalkan kita?

Fellowship, minggu 15 Sept 2013
Hakim-hakim 16:19-22

Akhir kisah dari Simson.
Kisah Simson ini perlu menjadi perhatian kita yang mana jika pada awalnya Simson sangat terkenal kuat dan terkenal dengan pemakaian Tuhan yang dasyat padanya sehingga pujian datang baginya tapi lihatlah ia jatuh dan akhir hidupnya sangat tragis.

Kita perlu berhati-hati dengan langkah kita agar jangan sampai langkah awal kita begitu sungguh-sungguh sehingga dipakai Tuhan tapi pada langkah akhir toh kita jatuh juga,, ingatlah jangan sampai kita sombong dengan pemakaian Tuhan, jangan lengah dalam melayani!
Atau mungkin kita melayani tapi kita merasa bahwa Tuhan sudah meningalkan kita? Merasa kosong? berhati-hatilah dengan kondisi ini!

Ay.20 Tuhan telah meninggalkan Simson, Akibatnya:
  1. Mata dicungkil
  2. Dibelenggu dan dipenjara
  3. Pekerjaan sehari-hari adalah menggiling
Ay.21 Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling.

  1. Mata dicungkil
                Matius 6:22 Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; (23) jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.
 Jika sudah buta otomatis saat berjalan kita hanya mampu meraba-raba seperti Simson  (ay.26) artinya kehidupan yang tidak pasti akan jalan hidupnya. Kekristenan kita atau bahkan jika seorang Hamba Tuhan seperti ini, tidak punya pelita yang adalah gambaran Firman Allah (Maz 119:105) maka pelayanannya tidak akan ada visi misi sehingga sidang jemaat rohaninya tidak terarah. Sebaliknya pemberitaan Hamba Tuhan hanya banyak ditandai dengan candaan (mob), lawakkan yang pada akhirnya pelayanan tersebut tidak lagi menyenangkan hati Tuhan tapi hanya menyenangkan hati manusia. Ay. 25 Ketika hati mereka riang gembira, berkatalah mereka: "Panggillah Simson untuk melawak bagi kita." Simson dipanggil dari penjara, lalu ia melawak di depan mereka, kemudian mereka menyuruh dia berdiri di antara tiang-tiang.
                Jadi modal utama Hamba Tuhan, modal sidang jemaat, modal kita semua adalah FIRMAN ALLAH. Dengan Firman Allah kita memiliki kekuatan,  dengan Firman Allah kita tidak akan tersesat, dengan Firman Allah yang tidak ada menjadi ada.
Pelita juga adalah gambaran dari Roh Kudus.
Jadi Kedua mata Simson dicungkil gambaran dari kehidupan Hamba Tuhan, anak Tuhan yang tidak mengerti Firman Tuhan dan tidak mengerti pekerjaan Roh Kudus bahkan gambaran dari Hamba Tuhan, anak Tuhan yang tidak pernah membaca Firman Tuhan dan tidak pernah ada aktivitas doa dan penyembahan.

Matius 5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. (15) Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. (16) Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
Artinya pelita itu menyala bukan hanya semata-mata untuk kebutuhan makan dan minum karena sebagai nazir Allah tugas kita adalah untuk keselamatan umat Tuhan.
Hak 13:5 Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin.“
Untuk pemenuhan akan kebutuhan kita itu hanyalah akibat dari pelayanan kita. Jadi biarlah kita fokuskan pelayanan kita untuk penyelamatan sehinga kehidupan kita menjadi saksi baik didalam nikah maupun diluar.
Untuk Tampil Seperti Kaki Dian Emas yang bersinar Perlu kita tahu bahwa untuk membentuk Kaki Dian Emas ini perlu tempaan jadi jangan kita kaget jika dalam kita melayani kita mengalami berbagai proses dan tempaan dari Tuhan karena jika kita tetap setia maka kita akan tampil bersinar indah.
Bagi suami/ isteri jangan penah kecewa dan putus asa jika saat ini belum tampil bersinar, belum menjadi yang baik tapi tekunlah dan sabarlah dalam segala proses yang dihadapi saat ini jangan pernah menyalahkan suami, jangan pernah menyalahkan isteri dan jangan pernah menyalahkan anak tapi yakinlah suatu saat kita akan tampil bersinar.

II. Dibelenggu dan dipenjara
Belenggu atau dirantai ini gambaran dari ikatan-ikatan yang membuat kita tidak bebas lagi. Simson dibelenggu dengan dua rantai tembaga. Tembaga gambaran dari penghukuman jadi ini gambaran dari kehidupan yang sedang terbelenggu dengan penghukuman. Jika dilihat dalam kehidupan sehari-hari banyak kali kebebasan kita tergantung pada bos kita yang membuat kita tidak dapat beribadah, atau kebebasan kita tergantung pendapat orang yang membuat kita tidak beribadah. Atau mungkin dalam nikah ada aturan yang membuat kita tidak lagi dapat beribadah, tidak dapat menyembah, sadarilah ini adalah belenggu penghukuman!
1 Kor 7:32 Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya. (33) Orang yang beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan isterinya, (34) dan dengan demikian perhatiannya terbagi-bagi. Perempuan yang tidak bersuami dan anak-anak gadis memusatkan perhatian mereka pada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus. Tetapi perempuan yang bersuami memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan suaminya. (35) Semuanya ini kukatakan untuk kepentingan kamu sendiri, bukan untuk menghalang-halangi kamu dalam kebebasan kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan.
Bukan berarti kita menyesal karena sudah menikah, tidak,, atau kita tidak boleh menikah, tidak,, tapi ingatlah jangan sampai lebih mementingkan suami/ isteri/ anak lebih dari Tuhan. Dan jangan sampai karena urusan dalam nikah membuat kita tidak melayani Tuhan.
Paulus dan Petrus juga pernah terbelenggu tapi berbeda dengan Simson karena mereka terbelenggu bukan kerena ulah mereka tapi karena mereka memberitakan Injil. Artinya ada kebebasan kita terhalang karena memang ulah kita sendiri atau dosa, kesalahan  kita sendiri tapi ada kebebasan kita terhalang karena ulah orang lain.
Kalau Simson ditinggalkan Tuhan tapi Petrus dan Paulus disertai Tuhan.

III. Pekerjaan sehari-hari adl menggiling
Akibat jika Tuhan meninggalkan kita adalah Kehidupan kita menjadi sangat sulit. Bahkan untuk makanpun susah. Jadi jangan pernah sekali-kali membuat diri kita ditinggalkan Tuhan. Amin.

                                                By. Pdt. Rudolf Labok

Jumat, 13 September 2013

Kuasailah Tuhan...

PA. Kamis, 13 sept 13

Kisah Para Rasul 2:1-47
  1. Ay. 1-13 Roh Kudus Menguasai Panca indera (Kepala).
  2. Ay. 14-36 Roh Kudus menguasai Pikiran akal dan hati (Tubuh).
  3. Ay. 37-47  Roh Kudus menguasai perbuatan-perbuatan kita (Gaya hidup gereja).

II.Roh Kudus menguasai Pikiran akal dan hati (Tubuh).
 Mengapa Roh Kudus harus menguasai akal pikiran kita? Karena manusia itu cenderung lupa tentang Firman yang telah dengar. Seperti apa yang di alami oleh orang-orang yang menyindir Petrus tentang pencurahan Roh Kudus yang terjadi padahal ini sudah dinubuatkan oleh nabi Yoel ratusan tahun yang lalu, ini tandanya mereka lupa akan Firman Tuhan yang sudah disampaikan dan ini tandanya bahwa hati dan pikiran belum dikuasai oleh Roh Kudus.
2 Pet 3:1-2 (1) Saudara-saudara yang kekasih, ini sudah surat yang kedua, yang kutulis kepadamu. Di dalam kedua surat itu aku berusaha menghidupkan pengertian yang murni oleh peringatan-peringatan, (2) supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu. (8) Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

Pembagian:
  1. Ay.16 Nabi sebagai perantara
                Perantara artinya sebagai jalan, jembatan. Jadi nabi Yoel bukanlah Firman tapi hanyalah perantara yang bertugas untuk menyampaikan Firman Tuhan kepada manusia. Demikian juga kita sebagai Hamba Tuhan bertugas untuk menjembatani atau menjadi jalan yang menghubungkan manusia dengan Allah sehingga keinginan Allah tersampaikan bagi manusia.
Jika kita tidak menyampaikan Firman Tuhan maka kata Paulus..celaka...!
1 kor 9:16 Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.
Dalam kitab Yoel ada pemberitaan tentang penghukuman bagi bangsa Israel serta pemulihan bangsa Israel. Dan salah satu janji dalam pemulihan adalah Tuhan mencurahkan Roh KudusNya.

2.       Ay.17-21 Janji-janji Allah yang diberitakan bagi manusia:
1)      Tuhan akan mencurahkan Roh Kudus kpd semua manusia (sudah digenapi).
2)      Akan ada tanda-tanda dilangit dan dibumi (belum digenapi).
3)      Tentang kedatangan Tuhan (belum digenapi).
4)      Barangsiapa yang berseru nama Tuhan akan diselamatkan (sudah digenapi).

Masuk dalam pembahasan tentang Karunia-karunia Roh Kudus yang dijanjikan Tuhan.
Kis 2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir -- demikianlah firman Allah -- bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. (18) Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. (19) Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap.
Karunia-karunia berupa:
v  Nubuat
v  Penglihatan
v  Mimpi-mimpi
v  Mujizat
1 Kor 12:4-5,.. Kis 2:37-39. karunia itu tidak dapat dibatasi dengan hanya beberapa karunia saja karena pekerjaan Roh Kudus itu tidak terbatas. Jadi kita patut berhati-hati jangan sampai kita menghujat pekerjaan Roh Kudus yang mungkin sulit untuk kita pahami dengan akal pikiran kita sebagai seorang manusia. Ingatlah ayat ini Matius 12:31-32 (31) Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. (32) Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak.
Tuhan memberikan kita baik lelaki maupun perempuan suatu karunia yang memampukan kita untuk melayani Tuhan. Sehingga di akhir zaman ini banyak orang yang dikaruniai berbagai macam karunia-karunia dari Tuhan sesuai dengan kebutuhan gereja saat ini.
Kis 2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
Menerima Firman berarti tidak menolak, mengerti, menyambut, dan menyimpannya dalam hati. ini akan membuat kita berbuah dai 30x lipat, 60x lipat dan 100x lipat.
Matius 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."
Banyak kali yang terjadi jika kita menolak Firman karena kita tidak mengerti sehingga sekali lagi ditegaskan bagi kita bahwa sangat penting bagi kita untuk meminta pada Tuhan agar hati dan pikiran dan akal kita agar dikuasai oleh Roh Kudus. Sehingga jika hati, pikiran dan akal kita sudah dikuasai oleh Roh Kudus maka kita tidak lagi berpikir negatif, tidak lagi curiga dsb sehingga hati kita siap untuk diisi oleh Firman dan mengerti Firman.

Hati yang menolak Firman bagaikan perumpamaan dibawah ini:
  1. Benih dipinggir jalan
                Matius 13:19 Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.
                Yesus adalah Jalan, kebenaran dan Hidup sehingga jika kita diluar Dia kita akan menjadi sasaran iblis. Banyak kali posisi hati kita tidak dalam Yesus sehingga banyak juga dari kita yang kehilangan Yesus dalam hidupnya.
Ingatlah dalam dunia ini kita  bisa saja kehilangan harta benda atau apa saja tapi jangan sampai kita kehilangan Yesus. Pekerjaan dan taktik iblis saat ini adalah membuat gereja itu kehilangan Yesus, contoh taktik iblis yang biasa terjadi adalah kita mulai disibukkan dengan berbagai macam kegiatan, aktivitas kerja yang berlebihan sehingga tidak ada waktu lagi bagi kita untuk bersekutu dengan Firman Tuhan (tidak ada kesempatan untuk mendengar/ membaca Firman dan tidak pernah ada kesempatan untuk berdoa dan menyembah Tuhan),  ini adalah taktik iblis, jadi hati-hati!
Mata Tuhan ada disegala tempat, tidak ada satupun yang tersembunyi, semuanya akan tersingkap dan terbuka didepanNya sehingga dimanapun kita berada dan apapun yang kita lakukan IA tahu. jadi jangan sampai posisi hati kita dipinggir jalan agar tidak lemah terhadap kuasa iblis.

  1. Benih ditanah yang berbatu-batu
                Matius 19:21 Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itu pun segera murtad.             
                Gambaran hati yang keras, tidak berubah dan tetap pada gaya hidup yang lama sehingga kehidupan ini tidak pernah berakar. akibatnya tidak tahan bahkan takut terhadap penindasan yaitu lemah terhadap kuasa keinginan daging.

  1. Benih disemak duri
                Matius 13:22 Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
                gambaran dari kehidupan yang mendengar Firman tapi masih tetap kuatir, ini merupakan kehidupan yang lemah terhadap kuasa duniawi.
                jika saat ini jika dalam hati kita masih ada duri baik dari suami dll maka pandanglah mahkota duri Yesus.
4.       Benih ditanah yang baik
Yaitu hati yang mau terbuka dan menerima Firman sehingga ada pertumbuhan rohani.
Amin.


By. Pdt. Rudolf Labok