Minggu, 25 Agustus 2013

Jatuh Cinta

Fellowship, Mgg 25 Agt 2013

Hakim-hakim 16:4-22

Kitab Hakim-hakim secara keseluruhan terkena pada Pintu Kemah dalam Tabernakel dan 5 tiangnya gambaran dari 5 kitab yaitu Ulangan, Yosua, Hakim-hakim, Rut, Galatia.
P. Kemah menggambarkan tentang baptisan Roh kudus. Ada tiga baptisan yaitu baptisan darah (Medsbah Korban Bakaran) artinya pertobatan, baptisan air (Bejana Pembasuhan) artinya lahir baru (pertobatan juga), mengalami penyucian dan terakhir adalah baptisan Roh kudus (Pintu Kemah).

Simson adalah seorang nazir Allah Yaitu orang pilihan Tuhan untuk menjadi milik-Nya dan dipakai untuk pekerjaan Tuhan yang besar. Tapi Simson diberi mandat untuk menjaga kenazirannya yang ditandai lewat 7 jalin rambutnya yang tidak pernah dicukur, jika tidak menjaganya maka kekuatan dan kenazirannya akan hilang. Begitu juga dengan hidup kita jika sudah dipilih Tuhan maka biarlah kita menjaga pertobatan kita jika kita tidak menjaganya maka kita akan hancur seperti yang dialami oleh simson.

Hak 16:4-22, Dibagi:
  1. Ay.4 Simson jatuh cinta; artinya
  2. Ay.5-20 Usaha-usaha utk membunuh Simson
  3. Ay.21-31 Akibat-akibatnya kalau meninggalkan pelayanan

I.      Ay.4 Simson jatuh cinta; artinya:
  1. Jatuh cinta adalah menjatuhkan pilihan kepada seseorang yang ia cintai.
  2. Mencurahkan segala isi hatinya
  3. Rela berkorban apapun harganya
Yang menjadi dasar utama dalam nikah adalah cinta kasih. Tapi saat ini banyak nikah yang tidak memperhatikan nikahnya, contoh; ada nikah yang tidak semuanya beribadah baik isteri/ suami/ anak-anak. Padahal adalah suatu kerinduan Tuhan bahwa nikah seutuhnya membawa hidup dihadapan Tuhan. Jika ada suami yang belum beribadah maka biarlah isteri terus BERDOA agar suami bisa berubah, begitu juga sebaliknya.
Penting dan perlu bagi kita untuk mendorong, mengajak bahkan menyampaikan Firman (bersaksi) pada keluarga kita agar mereka selamat dan darah mereka tidak ditanggungkan bagi kita tapi jika kita tidak bersaksi bagi mereka maka darah mereka akan tertanggung bagi kita.
Untuk  kisah Simson saat ini, bukannnya Delila tidak mencintainya, Delila mencintainya tapi ia tergoda dengan tawaran akan uang. Hati-hati! Jika isteri tidak kuat dalam Firman maka hanya karena uang isteri bisa saja mengkhianati suami.

1 Tim 6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
Kaya itu tidak salah tapi KEINGINAN itu yang membuat kita besar pasak dari pada tiang. Keinginan ini yang membuat banyak orang mengorbankan ibadah dan pelayanan hanya karena over time kerja (lembur).  Jika hal ini terjadi maka adakah kita merasakan apa yang dirasakan Mempelai Pria Sorga Yesus Kristus yang begitu mencintai kita?
Ay. 16 Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya.
Seperti yang dirasakan oleh Simson, saat ini banyak suami yang merasakan hal yang sama yaitu begitu menderita karena menghadapi isteri yang hari-harinya hanya menuntut uang saja. Sebagai suami ia tidak bisa lagi berbuat apa-apa karena sudah satu dalam nikah oleh sebab itu anak muda! Sebelum mengambil keputusan untuk menikah maka berdoalah sungguh-sungguh agar mendapatkan pasangan yang dari Tuhan agar hidupmu dalam nikah tidak menderita.
Kehidupan kita  gereja Tuhan di akhir zaman ini sedang diincar oleh iblis agar mengkhianati Tuhan sehingga tidak sedikit anak Tuhan yang kembali berbuat dosa tanpa menyadari betapa sakitnya hati Tuhan melihat apa kita perbuat itu.
Filipi 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
Ingatlah... Yesus sebagai Imam Besar selalu turut merasakan apa yang kita rasakan baik kelemahan, kesakitan, kesepian dsb IA turut merasakannya tapi adakah kita merasakan apa yang Yesus rasakan saat kita melukaiNya dengan dosa-dosa kita?
Mungkin saat ini ada suami yang terluka hatinya oleh karena perbuatan isteri atau sebaliknya ada isteri yang terluka hatinya oleh karena perbuatan suami? Maka ikutlah apa kata Firman yaitu menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat dalam Kristus yaitu TETAP MENGASIHI sama seperti hati Yesus yang selalu mengasihi kita.
1 Yoh 3:16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.
Bagaimana hubungan kita dengan Tuhan? Tetap beribadah, tetap melayani Tuhan bukan karena supaya diberkati tapi karena benar-benar mengasihi Tuhan.

PENYATAAN PERASAAN YESUS BAGI GEREJANYA:
  1. Saat IA memasuki Yerusalem dan menangisinya karena dosa-dosanya
  2. Saat IA menghadapi Lazarus yang mati maka masygullah hatiNya
  3. Saat IA di Taman Getsemani dan berdoa bagi kita gereja-Nya samapi mengeluarkan peluh darah

Jadi begitu besarnya kasih Allah bagi kita sehingga jika saat ini ada isteri/ suami/ anak-anak yang menderita maka Yesus turut merasakan apa yang kita rasakan. Ibrani 4:15 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

Mungkin kita berpikir bahwa Firman telah menjanjikan yang baik bagi kita tapi masalah kita belum juga selesai, pergumulan kita belum juga dijawab tapi ingatlah bahwa apa yang telah dijanjikan Firman Allah tidak akan pernah terlupakan karena dalam Tuhan YA dan AMIN tinggal masalah waktu saja karena Tuhan memiliki waktuNya tersendiri.
Seperti dalam Kisah Para Rasul 2:16-20 yang mana janji pekerjaan Roh Kudus sudah diFirmankan sejak jaman Yoel yang berpuluh-puluh tahun lamanya baru digenapi. Jadi biarlah kita bersabar menantikan waktu Tuhan.
Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Pasal 16 secara khusus terkena pada Pintu Tirai.
Pintu Tirai ini memiliki 4 tiang yang menggambarkan 4 pribadi:
  1. Henok kehidupan yang suka bergaul dengan Allah/ suka menyembah. Artinya dalam ibadah biston kita atau dalam penyembahan kita,  kita akan merasakan dampaknya dimana segala kedagingan kita dipangkas habis dan kitapun mengalami pengangkatan.
  2. Musa yaitu kehidupan seorang pemimpin yang mengalami proses mulai dari Mesir, Midian dst bagaikan kandil yang yang ditempa sampai benar-benar terbentuk indah dan bersinar.
  3. Elia yaitu kehidupan yang melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh sampai akhir walaupun hina dan di ejek sehingga akhirnya ia di angkat hidup-hidup.
  4. Yesus Kristus yaitu pribadi yang mati dikayu salib demi dosa-dosa kita dan olehNya pintu ini terbuka.
Ibrani 10:19-20
(19) Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, (20) karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,
Jadi jika pintu ini terbuka bagi kita maka apa yang harus kita perbuat? BERIBADAH
Ingatlah dilangkah-langkah terakhir ini masa seribu Tahun damai sudah ada didepan mata sehingga iblis terus berusaha untuk menggagalkan kita maka sangat wajib bagi kita untuk terus tekun dalam ibadah.

Kesimpulannya jika kita mau masuk pada pintu yang telah terbuka ini maka:
  1. Ibrani 10:22 Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. Tekun dalam ibadah Pendalaman Alkitab karena lewat Firmanlah iman kita semakin teguh.
  2. Ibrani 10:23 Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. Yaitu tekun dalam ibadah Fellowship.
  3. Ibrani 10:24 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.
Tekun dalam ibadah biston.

Ibrani  10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Dalam ibadah kita akan mendapatkan janji-janji Tuhan akan hidup yang kekal. Amin.


By. Pdt. Rudolf Labok

Minggu, 11 Agustus 2013

Setia Melayani, lebih sungguh

Lukas 12:35-48
Perumpamaan tentang kedatangan Tuhan membawa kita gereja Tuhan harus berwaspada. Kewaspadaan sama dengan siap siaga, berhati-hati artinya harus serius, sungguh-sungguh dan tidak bermain-main. Jadi kita harus sungguh-sungguh dalam mengerjakan keslamatan kita.
Telah kita ketahui bahwa untuk berjaga-jaga atau menunggu merupakan hal yang sangat sulit dilakukan oleh banyak orang karena hal tersebut sangat membosankan tapi ingatlah kita harus BERSABAR karena Tuhanpun telah bersabar untuk kita.
Posisi ini terkena pada pintu Tirai. Yaitu dalam proses perobekan daging sama dengan proses pematangan.

2 Tahap Pematangan:
  1. Pematangan yang terjadi sebelum pengangkatan.
                Proses ini terjadi kala kita mengalami banyak ujian selama didunia, jika kita melewati ini maka  dalam surat Yakobus berkata bahwa kita akan semakin dimurnikan sampai memperoleh janji Tuhan yaitu mahkota kehidupan. Kita yang sungguh-sungguh, berjaga-jaga, berwaspada dan melalui ujian maka kita akan terangkat.
  1. Pematangan sesudah pengangkatan.
                Yaitu proses pematangan yang terjadi bagi orang-orang percaya tapi tidak sungguh-sungguh, tidak berjaga-jaga dsb sehingga tidak mengalami pengangkatan tapi tertinggal dan menghadapi masa aniaya  antikris. Jika ingin selamat maka ia harus mengalami pematangan rohani melalui proses siksaan dan harus mempertahankan imannya kepada Yesus Kristus dengan rela berkorban jiwa (bayar harga). Mau pilih yang mana?

Lukas 12:35-48
Ay. 35 (luk) "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.
Pinggang yang berikat ini gambaran dari Kebenaran Firman Tuhan.
                Ef 6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,
                Artinya kemanapun kita pergi maka hidup kita harus melekat dengan Firman Tuhan atau Firman Tuhan permanen (Firman menjadi daging), jangan pernah masa bodoh dengan ibadah karena dengan Firman Tuhan kita dapat berjalan menurut kehendak Tuhan bukan dengan kehendak diri sendiri.
                Yoh 21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
                Jangan pernah merasa diri kuat karena jika merasa diri kuat maka kita akan berjalan menurut diri kita sendiri tapi biarlah kita berjalan dan melayani dengan kekuatan Firman Tuhan agar kita berjalan hanya menurut kehendak Tuhan. Hati-hati jika berjalan sendiri,  bisa-bisa iblis menyeret kita ketempat yang membinasakan kita.
                Keluaran 28:4    Jadi biarlah pingang kita tetap terikat.

Ay. 35 (luk) Pelita tetap menyala.
(Matius 25:1-4)
Dalam melayani Tuhan biarlah kita melayani dengan pengurapan Roh Kudus agar kita tidak melayani dalam kebodohan. Seperti 5 gadis yang bodoh, yang melayani tanpa minyak.
Amsal 19:3 Kebodohan menyesatkan jalan orang, lalu gusarlah hatinya terhadap TUHAN.
Berbahaya!  Jika kita tidak melayani tanpa pengurapan Roh Kudus maka kita akan menyesatkan banyak orang! Jangan sampai kita menjadi penyesat! Karena hukumannya sangat menakutkan.

Ay. 36-38 (Luk) 36 Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya. 37 Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. 38 Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka.
Untuk mendapatkan kebahagiaan dan keslamatan maka kita wajib mengambil sikap sebagai seorang HAMBA dengan SETIA dan PENUH KESABARAN DALAM MENANTIKAN TUHAN, JANGAN STOP MELAYANI , JANGAN BOSAN MELAYANI TUHAN!
Ay. 39-44(Luk) 39 Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. 40 Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan." 41 Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?" 42 Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya 43 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. 44 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
Kita tahu bahwa Tuhan akan datang tapi kita tidak tahu kapan IA datang. Tapi satu hal yang pasti bahwa kita harus tetap SETIA dan menunaikan panggilanmu dalam mentahbiskan diri kepada Tuhan.
Jika kita mau di angkat Tuhan (ay.44) maka kita harus merendahkan diri terhadap sesama terlebih dihadapan Tuhan, sehingga saat kita merendahkan diri dihadapan Tuhan maka Tuhan akan meninggikan atau mengangkat kita.

Ay. 45-46(Luk) 45 Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk, 46 maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia.
Yang tergolong hamba yang jahat:
  1. Meninggalkan pelayanan dan tahbisannya atau tidak mau melayani lagi.
  2. Menyakiti hati sesama
  3. Jatuh dalam dosa akhir zaman.
Jangan sampai kita tergolong dalam hamba yang jahat, oleh sebab itu jika saat ini kita dalam posisi diatas maka,  inilah waktunya bagi kita untuk kembali pada Tuhan, kembali melayani DIA, selagi waktu belum terlambat.
Suatu ancaman yang besar jika kita tetap sengaja untuk tidak kembali pada Tuhan,  untuk tetap meninggalkan pelayanan dan untuk tetap berbuat dosa.
Ibrani 10:26-27, 26 Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. 27 Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.
Oleh sebab itu kembalilah pada Tuhan saat ini....

Ay. 47-48 (luk) 47 Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. 48 Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."
Tuhan mau pertanggung jawaban kita terhadap pelayanan yang Tuhan percayakan bagi kita.

Tuhan Yesus Memberkati.. amin


By. Pdm. Ariel Yoseph Labok

Rabu, 12 Juni 2013

Roh jahat,,,, pergi!!! dalam nama Tuhan Yesus Kristus!

Lukas 11:24-28

Kapan roh-roh jahat itu bisa keluar dari manusia? Saat mendengar Firman-Nya. Lukas 6:17...... 6:18 Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. 6:19 Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.
Saat dimana kita berpegang teguh pada FirmanNya maka kita akan mengalami mujizat kesembuhan dan kelepasan.
(Markus 1:21-28)
Hati-hati karena roh-roh jahat itu ada dimana saja, ia bisa menyerang kita kapan saja bahkan dalam gereja sekalipun dan juga bisa disaat kita sedang menyembah, ia menyerang lewat rasa mengantuk, capek dan lelah, pikiran-pikiran diluar Firman dsb sehingga penyembahan kita tidak lagi tertuju pada Tuhan.

Lukas 11:24 "Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.
Incaran roh-roh jahat adalah tempat yang tandus. Jangan sampai hati kita atau hidup kita tanpa air Firman dan Roh Kudus.
Kapan hati kita mengalami kekeringan?
Saat kita tidak mengandalkan Tuhan.
Yeremia 17: 5 Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
17:6 Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.
17:13 Ya Pengharapan Israel, TUHAN, semua orang yang meninggalkan Engkau akan menjadi malu; orang-orang yang menyimpang dari pada-Mu akan dilenyapkan di negeri, sebab mereka telah meninggalkan sumber air yang hidup, yakni TUHAN.
Sebaliknya jika kita mau terus dibasahi oleh air Firman dan Roh KudusNya maka kita harus selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal yang kita kerjakan dan biarlah kita selalu meninggikan Tuhan karena disaat kita meninggikan FirmanNya maka Roh Kudus akan membasahi hidup kita sehingga roh-roh jahat yang mencoba menjatuhkan kita tidak akan berkuasa atas kita (yer 17:7-8, maz 1:1-3, yoh 7:37-39).

Lukas 11:25 Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapi teratur. 11:26 Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula."
Bila hidup kita sudah rapi teratur oleh pekerjaan Roh Kudus dan Firman maka jangan sekali-kali kita memberi cela pada iblis untuk merusak kita lagi. Ingatlah saat dimana kita semakin disucikan maka iblispun akan terus berusaha bahkan menambah kejahatannya untuk merusak kita. Jadi HATI-HATI!

Lukas 11:27 Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.“ 11:28 Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."
Akhir dari kotbah malam ini adalah biarlah hari demi hari kita membawa hidup kita untuk mendengarkan Firman Tuhan alias tetap setia beribadah sampai Tuhan datang dan selama Firman Tuhan itu masih ada dalam dunia karena ada saat dimana Firman itu diangkat dan tidak ada seorangpun yang mampu berdiri tegak tapi yakinlah dan pastikan bahwa saat dimana semua berakhir kita sudah ada bersama-sama Tuhan, Amin.



By. Pdm. Ariel Yoseph Labok

Minggu, 09 Juni 2013

Awali dengan Roh, akhiri dengan?

Hakim-hakim 16:4-22
Ay.17 Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya, katanya: "Kepalaku tidak pernah kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibuku aku ini seorang nazir Allah. Jika kepalaku dicukur, maka kekuatanku akan lenyap dari padaku, dan aku menjadi lemah dan sama seperti orang-orang lain."
Letak kekuatan Simson ada pada 7 jalin rambuWhy 4:5 Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah.
tnya. Gbrn 7 Roh Allah.
Zakharia 4:2-6
4:2 Maka berkatalah ia kepadaku: "Apa yang engkau lihat?" Jawabku: "Aku melihat: tampak sebuah kandil, dari emas seluruhnya, dan tempat minyaknya di bagian atasnya; kandil itu ada tujuh pelitanya dan ada tujuh corot pada masing-masing pelita yang ada di bagian atasnya itu. 4:3-5........
4:6 Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.
Jadi jelas bahwa kekuatan Simson berasal dari Roh Allah, sama halnya dengan kehidupan kita jika kita bisa sukses, bisa berhasil maka itu semua karena kekuatan dari Roh Kudus bukan karena kita manusia. Gerejapun harus diperlengkapi dengan Roh Kudus agar mampu untuk bersaksi, mampu untuk memberitakan Injil, mampu melayani dsb untuk kemuliaan Tuhan.
Dari ketigakalinya Simson dipermainkan atau dijebak Delila namun Simson tidak dapat mengerti dan membaca situasi yang mana ia sedang dipermainkan. HATI-HATI! Banyak kali anak Tuhan mengalami hal seperti ini, karena kurang memiliki pengertian  sehingga dipermain-mainkan oleh iblis.
Ay.20 Lalu berserulah perempuan itu: "Orang Filistin menyergap engkau, Simson!" Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: "Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas." Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.
Simson merasa kuat tapi sesungguhnya ia tidak sadar bahwa ia sudah lemah. Sekali lagi HATI-HATI!
1 Korintus 10:12 Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!
10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
Yesaya 11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
Ketujuh roh inilah yang hilang dari kehidupan Simson. Hamba Tuhan, pelayan-pelayan Tuhan, anak-anak Tuhan yang tanpa Roh Kudus tidak akan kuat, mudah dipermainkan iblis oleh sebab itu sangat penting bagi kita untuk meminta Roh Kudus menyertai dan memenuhi kehidupan kita.

Apa yang menjadi dasar kehancuran Simson? Wanita dan Uang.
Ay.5 Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin kepada perempuan itu sambil berkata: "Cobalah bujuk dia untuk mengetahui karena apakah kekuatannya demikian besar, dan dengan apakah kami dapat mengalahkan dia dan mengikat dia untuk menundukkannya. Maka kami masing-masing akan memberikan seribu seratus uang perak kepadamu."
Karena memiliki isteri yang mata duitan/ seorang isteri yang lebih mementingkan uang akan rela menghancurkan suaminya, meninggalkan  suaminya.
Jika kita lebih mementingkan sifat zinah dan uang maka kita akan rela kehilangan pelayanan, akan rela kehilangan keluarga bahkan akan rela kehilangan Tuhan. Untuk yang ketiga kalinya HATI-HATI!
Bukan berarti kita tidak boleh kaya, kita ini adalah anak Raja sudah seharusnya kita kaya tapi jangan sampai uang atau kekayaan itu mengikat kita dan kita cintai karena Yesus yang patut kita cintai.
Bagi orang percaya apa artinya kekayaan?
YESUS KRISTUS. Karena kita memiliki Yesus maka harta tidak lagi ada artinya.
Kisahpara rasul 2:44-47
2:44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
2:45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,
2:47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Ay.21 Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling.
Derajatnya turun karena kehilangan kekuatan dari Roh Kudus.
Galatia 3:1 Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?
3:2 Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?
3:3 Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?
3:4 Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!
Jagalah Roh Kudus dalam kehidupan kita agar jangan kita mundur tapi kita terus meningkat dalam kerohanian bahkan mengakhiri pertandingan rohani kita dengan Roh Kudus bukan dengan daging. Amin.


By. Pdt. Rudolf Labok

Kamis, 06 Juni 2013

s3NtUh4N

Kisah 2:12-13
PERABA/ PERASA.

Indera peraba ini dapat kita rasakan jika kita menyentuh, atau kita akan merasakan sesuatu. Apa hubungannya dengan hari Pentakosta?
Ada dua pendapat tentang hari Pentakosta yang bersangkut paut dengan indera peraba/ perasa:
  1. Ay.12 tercengang-cengang, terheran-heran dan terkagum-kagum atas kejadian yang luar biasa.
Kalau Roh Kudus menyentuh kita maka kita akan merasakan sesuatu yang lain. Kita akan terkagum-kagum dan tercengang-cengang tentang segala perbuatan Tuhan dalam kehidupan kita. Sebaliknya jika hidup kita tidak disentuh oleh Roh Kudus maka kita tidak akan merasakan keajaiban dan mujizat Tuhan.

  1. Ay.13 menyindir dan menjelekkan

Manusia memiliki 3 komponen:
  1. Tubuh= manusia jasmani
  2. Jiwa= manusia batiniah
  3. Roh= manusia rohaniah
Jika tubuh kita disentuh oleh Roh Kudus maka kita akan merasakan mujizat yang luar biasa tapi bukan hanya sampai disitu karena Tuhan ingin agar jiwa kitapun disentuh oleh kuasa Roh Kudus sehingga kita akan terus dibawa untuk lebih lagi merasakan pekerjaan Tuhan dan langkah yang selanjutnya adalah roh kitapun disentuh oleh kuasa Roh Kudus agar kita semakin mengasihi Tuhan sampai mengeluarkan kehidupan yang memuji dan menyembah Tuhan.

Bagaimana dengan kita?
Apakah saat Roh Kudus bekerja kita merasakan sentuhan-Nya?
Jika kita merasakan kehadiran Roh Kudus tapi masih merasa kecewa, putus asa dsb maka itu hanya tubuh saja yang mengalami sentuhan sedangkan jiwa kita tidak tersentuh. Karena jika jiwa mendapat sentuhan Roh Kudus maka tidak ada kekecewaan, tidak ada putus asa, percaya penuh, hati yang memuji dan menyembah dsb.

kesimpulan 5 indera yang dikuasai oleh Roh Kudus.
1 Yohanes 1:1-3
1:1 Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup -- itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.
1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
  1. Jika Roh Kudus menguasai telinga kita maka kita akan mampu mendengar Firman yang Hidup. Karena lewat mendengar Firman iman kita akan bertumbuh kuat 1 Yohanes 5:3-4.
  2. Jika Roh Kudus menguasai mata kita maka kita akan mampu melihat Firman yang Hidup sehingga memperoleh pengharapan dan mengerjakan penyucian dalam hidup 1 Yohanes 3:3-4.
  3. Jika Roh Kudus menguasai mulut kita maka kita akan mampu bersaksi tentang Firman yang hidup sehingga perkataan kitapun mengandung kasih.
  4. Jika Roh Kudus menguasai indera peraba kita maka kita akan mampu merasakan kehadiran Firman yang hidup.
  5. Bagaimana dengan penciuman/ hidung kita?
Hidung ini berbicara soal doa dan penyembahan. Jika Roh Kudus menguasai hidung kita maka kita akan MENYATU dengan Roh Kudus dan selalu berdoa dan menyembah Tuhan.
Jadi kesimpulan dari 5 indera yang dikuasai oleh Roh Kudus adalah sampai terjadi satu PENYATUAN DENGAN PRIBADI TUHAN YESUS KRISTUS (ay.3b).
Apa yang terjadi jika kita menyatu dengan Roh kudus?
Roma 8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? .....33-39.
Apapun yang kita alami, apapun yang kita rasakan pembelaan Tuhan akan nyata kita rasakan, tidak ada sesuatu apapun yang mampu memisahkan kita dari kasih Tuhan, bahkan kita menjadi lebih dari pemenang.

Amin.


By. Pdt. Rudolf labok

Senin, 03 Juni 2013

UP!


Hak 16:1-3
Perjalanan hidup Simson bukan meningkat tapi mengalami kemerosotan. Dalam kehidupan ini banyak kali kita menemui pribadi yang bukan bertambah baik, bukan semakin bertumbuh tapi sebaliknya hidupnya semakin buruk sampai mengalami kematian (secara rohani).
Bertolak belakang dengan Firman Tuhan dalam amsal 4:18 Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari. Yang mana anak Tuhan atau pelayan Tuhan itu harus
semakin meningkat sampai pada puncak terang hidup itu.
Sampai kapan terang itu bersinar? 2 Petrus 1:19 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu. Sampai kedatangan Tuhan Yesus Kristus. Jadi teruslah meningkat, teruslah bertumbuh dalam segala kebaikan sampai kedatangan Tuhan.
Ay.1 ......dilihatnya disana.......... Simson mulai disesatkan oleh matanya sendiri.
Matius 5:27-29
5:27 Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
Jika Simson ini gambaran seorang suami atau seorang isteri maka jangan sekali-kali memandang sepele hal yang berkaitan dengan pandangan mata. Tuhan tidak mau ada anggota tubuh-Nya cacat atau bercela sebab Tuhan tidak mau menerima mempelai wanita yang buta!
Ketika mata kita gelap karena pandangan yang salah maka seluruh tubuh kita akan gelap.
Amsal 4:19 Jalan orang fasik itu seperti kegelapan; mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung.

Simson masih dalam posisi sebagai orang yang dipakai Tuhan, sebagai yang dipilih Tuhan tapi dia tidak menghargai itu, bagitu juga dengan kehidupan kita mungkin sebagai singers, pemain musik, songleader, dsb itu tidak menjamin kita untuk masuk surga karena yang menjamin kita masuk surga adalah KETAATAN PADA FIRMAN TUHAN.
Keluaran 15:26 firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku TUHANlah yang menyembuhkan engkau."
Bukannya Tuhan tidak melihat perbuatan Simson tapi Tuhan masih memberi kesempatan sampai dimana Simson tetap mau hidup dalam perzinahannya sehingga ia harus mati dengan cara yang menyedihkan dan akhirnya tempatnya sebagai hakim diganti orang lain.
Saat kita berjalan dalam kegelapan Tuhan melihat kita tapi IA tidak langsung menghukum kita karena ia masih memberikan kesempatan bagi kita tapi jika kita tidak mempergunakan kesempatan tersebut untuk kembali padaNya maka posisi pelayanan kita akan digantikan orang lain.

Ay. 12 Ketika diberitahukan kepada orang-orang Gaza: "Simson telah datang ke sini," maka mereka mengepung tempat itu dan siap menghadang dia semalam-malaman itu di pintu gerbang kota, tetapi semalam-malaman itu mereka tidak berbuat apa-apa, karena pikirnya: "Nanti pada waktu fajar kita akan membunuh dia."
Ibrani 12:1
Seperti ada orang yang melihat dan menyaksikan perbuatan Simson begitu juga dengan kehidupan kita bila kita sebagai anak Tuhan tapi berlaku tidak benar, tidak sesuai Firman  maka ada banyak saksi yang melihat segala perbuatan kita bahkan Tuhan yang sendiripun melihat segala apa yang kita perbuat.
Yang Tuhan ingin saat ini adalah kita harus kembali pada Tuhan dengan meninggalkan atau menganggalkan segala sesuatu yang buruk yang telah kita lakukan.

3 strategi orang-orang Gaza:
  1. Mengepung
  2. Menghadang
  3. Membunuh
Dalam perjalanan hidup ini iblis akan terus berusaha untuk mengepung kita, menghadang kita sampai dimana seolah-olah kita tidak ada lagi jalan keluar dan jika ia melihat kita lemah maka saat itu juga ia akan membunuh kita. Dan memang inilah tujuan iblis yaitu membinasakan anak-anak Tuhan.
Apa yang harus kita lakukan? Memohon kuasa Roh Kudus untuk menyertai kita.
Seperti Simson yang meskipun ia telah jatuh dalam dosa tapi Tuhan masih meluputkan dia dari kepungan artinya saat kita jatuh dalam dosa maka Tuhan masih tetap mengasihi kita, IA mau menolong kita agar kita tidak sampai binasa. FirmanNya terus mengajarkan kita dan Roh KudusNya terus mengingatkan dan menginsafkan kita.
1 Korintus 2:12 Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.

Ay.3 Tetapi Simson tidur di situ sampai tengah malam. Pada waktu tengah malam bangunlah ia, dipegangnya kedua daun pintu gerbang kota itu dan kedua tiang pintu, dicabutnyalah semuanya beserta palangnya, diletakkannya di atas kedua bahunya, lalu semuanya itu diangkatnya ke puncak gunung yang berhadapan dengan Hebron.
Simson keluar dari gaza artinya kehidupan yang mau keluar dari lingkaran iblis. Ini berarti ada pengertian dan tindakan.
Jika saat kita membaca Firman ini dan Roh Kudus membawa kita mengerti maka ambillah tindakan untuk meninggalkan mabuk, meninggalkan rokok, meninggalkan seks bebas, meninggalkan amarah, meninggalkan segala hal tentang dosa dan KEMBALI PADA TUHAN.
Seperti Simson ia bertindak dan mampu membuka pintu gerbang yang terkunci, bahkan ia mampu melepas dan mencabut serta mengangkat pintu gerbang kota tersebut. Saat kita mengerti dan mau bertindak maka Allah akan memberi kita OTORITAS.

Apa saja yang dicabut Simson? 2 daun pintu gerbang.
Daun pintu ini gambaran dari perkara-perkara yang menutup, menghalangi kita untuk maju. Saat ini apa yang menutup pandangan mata kita?
Matius 7:1-5
Selumbar dan balok yaitu dosa.
Saat ini jangan lagi kita menghakimi orang lain tapi biarlah kita mengoreksi diri kita sendiri dengan mau berkata pada Tuhan “aku mau mencabut segala dosa yang menutupi pandanganku”.
Selain mencabut apa yang menutupi pandangan kita tapi biarlah kitapun mencabut segala sesuatu yang menahan kita untuk berbuat baik, berbuat keadilan dan sebagainya. Amin.



By, pdt. Rudolf Labok

Bau apa kira-kira?


Kisah para Rasul 2:5-13
Mengajarkan bahwa Roh kudus menguasai pancaindera berikut:
HIDUNG
Fungsi hidung atau penciuman adalah untuk menerima aroma atau bau, apakah itu aroma/ bau harum ataukah busuk. Kalau penciuman kita dikuasai oleh Roh Kudus maka kita bisa membedakan mana bau yang sedap dan mana yang tidak sedap jadi ada kepekaan.
Pembagian 2 kelompok:
1.       Bau harum, ay. 11.... kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."
       yi perbuatan besar yg dilakukan Allah.
2.       Bau yang tidak harum yi:
a.    Ada keraguan, ay. 8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:
Lukas 1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
Apa yang dianggap mustahil bagi manusia maka sebalinya bagi Allah tidak ada yang mustahil. Keraguan terhadap Firman Allah merupakan bau yang tidak harum dihadapan Allah.
Dalam kehidupan kita banyak kali kita mengalami hal seperti ini yaitu ada kalanya kita melihat dan berkata bahwa perbuatan Allah itu sangat besar (menyebarkan bau yang harum) tapi ada kalanya tanpa kita tidak sadari kita meragukan kuasa Allah dengan berkata “bagaimana mungkin?” (menyebarkan bau yang tidak harum).
Ingatlah.... Saat ini apapun yang menjadi pergumulanmu maka jangan ada sedikitpun keraguan dalam hatimu tapi sebaliknya biarlah kau selalu yakin dan percaya karena BAGI TUHAN TIDAK ADA HAL YANG MUSTAHIL, dengan PERCAYA YAKIN maka pergumulanmu akan dijawab Tuhan.
Meskipun satu saat Tuhan begitu lama menjawab pergumulan kita maka saat itu Tuhan sedang melatih kita untuk SABAR sebab memang keselamatan atau jawaban itu sesungguhnya telah disediakan Tuhan, tinggal tunggu waktu Tuhan saja.
b.      Sindiran, ay. 12-13 Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?“ 2:13 Tetapi orang lain menyindir: "Mereka sedang mabuk oleh anggur manis."
Siapa yang suka menghina dan mengejek? Salah satu penyamun yang disalib bersamaan dengan Yesus disalib dan antikris. Jika kita suka menghina dan mengejek orang maka kita tidak jauh berbeda dengan penyamun dan antikris tersebut.
Hati-hati! Jika menghina manusia masih ada pengampunan tapi jika sampai menghina Roh Kudus maka tidak ada pengampunan.
Contoh Orang yang memiliki kepekaan adalah Petrus. Ay. 14-15
2:14 Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.
2:15 Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan,
Petrus  dengan cepat meluruskan pemikiran orang-orang yang mengejek tersebut dengan memberitakan kebenaran sehingga ada pertobatan yang terjadi.
Jika kita sudah merasa ada keraguan dan sidiran maka biarlah kita dengan berani memberitakan kebenaran agar orang yang ragu dan dan yang suka menyindir bisa bertobat.
Dan tentu saja kepekaan serta keberanian yang dimiliki oleh Petrus itu didapat karena ia dipenuhkan oleh Roh Kudus. Sebab itu sesuai dengan ayat 16-20 bahwa umat-Nya baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan akan dipenuhkan Roh Kudus sebelum hari kedatangan Tuhan.
Saat ini saat kau baca bloger ini, buka hatimu dan sungguh-sungguh minta Roh Kudus memenuhi kehidupanmu agar saat kedatangan-Nya kau sudah dipastikan terangkat bersama-sama dengan DIA. Amin.


By. Pdt. Rudolf Labok